logo Kompas.id
Nama & PeristiwaSri Mulyani: Tukang Kebun

Sri Mulyani: Tukang Kebun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengandaikan mengasuh anak itu seperti menjadi tukang kebun, merawat keragaman, membiarkan anak menjadi diri sendiri.

Oleh Ester Lince Napitupulu
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/KARINA ISNA IRAWAN

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam telekonferensi APBN edisi September 2020, Senin (19/10/2020).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merasa bersyukur kedua orangtuanya mendukung kesepuluh anaknya untuk selalu aktif bekegiatan saat masa sekolah. Dukungan penuh orangtua pun dimanfaatkan Sri untuk mengikuti banyak kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Dia mengandaikan mengasuh anak itu seperti menjadi tukang kebun.

Itu dia baca dari Washington Post. ”Karena sebagai gardener, orangtua harus mengizinkan keragaman atau diversity dari tiap anak. Jangan anak dipaksa. Kalau zaman dulu, kan, orangtua suka maksa untuk kasih kursus ini, kursus itu. Saya rasa di zaman sekarang, dengan peran orangtua seperti gardener, ada benarnya. Saya jadi orangtua juga enggak yang selalu mengajari anak. Saya bebaskan anak untuk bertanya ke saya atau orang lain untuk menggali sesuatu yang ingin diketahui,” tutur Ani.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Mohammad Hilmi Faiq
Bagikan
Memuat data..