logo Kompas.id
MudaLika-liku Menembus Perguruan Tinggi Negeri Idaman

Lika-liku Menembus Perguruan Tinggi Negeri Idaman

Berbagai cara dilakukan calon mahasiswa untuk bisa lolos ujian masuk perguruan tinggi negeri.

Oleh Ester Lince Napitupulu/Soelastri Soekirno/Joice Tauris Santi
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Priyombodo

Petugas memeriksa kecocokan foto dan wajah peserta ujian tulis berbasis komputer (UTBK), seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) 2020 gelombang kedua di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2020). Pemeriksaan itu dilakukan untuk menghindari joki tes SBMPTN.

Menjadi mahasiswa di perguruan tinggi negeri masih menjadi dambaan lulusan SMA/SMK. Di masa pandemi, mereka tetap menyiapkan diri mengikuti ujian masuk PTN dengan sepenuh hati meski terbatas ruang gerak.

Setelah pengumuman seleksi masuk perguruan tinggi negeri jalur undangan atau rapor (seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri) diumumkan, peluang masuk PTN tetap terbuka lewat seleksi tertulis di jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri dan jalur mandiri. Selain itu, ujian tulis berbasis komputer yang digelar Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi juga siap dilaksanakan pekan depan.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Maria Susy Berindra
Memuat data..