logo Kompas.id
MudaTren Digital Memperkuat Aksi Sosial Anak Muda

Tren Digital Memperkuat Aksi Sosial Anak Muda

Semakin banyak anak muda di Indonesia yang terjun dalam aksi-aksi sosial. Aksi mereka semakin mudah digemakan dengan bantuan teknologi digital dan media sosial.

Oleh DENTY PIAWAI NASTITIE
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/DENTY PIAWAI NASTITIE

Tangkapan layar wawancara virtual dengan CEO of Ashoka Bill Drayton dan dua kandidat Ashoka Young Changemakers 2021, Nuke dan Ammara, Rabu (3/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS — Pandemi Covid-19 membatasi ruang gerak di dunia fisik. Namun, di dunia virtual, aneka pertemuan justru membeludak. Tren ini memberikan keuntungan tersendiri bagi anak-anak muda yang terlibat dalam aksi sosial. Aksi mereka jadi lebih mudah tersebar, dibicarakan, dan memberikan dampak sosial lebih besar.

Nuke M (19), remaja yang terpilih sebagai kandidat Ashoka Young Changemakers 2021 dari Provinsi Jambi, mengatakan, digitalisasi mengubah kebiasaan dan gaya hidup masyarakat dari yang sering bertemu secara langsung menjadi virtual. ”Dampaknya ternyata lebih besar karena setiap orang di mana saja dan kapan saja bisa menjangkau platform digital. Lewat dunia digitalisasi, kegiatan (saya) juga bisa di luar provinsi saya,” ujarnya, Rabu (3/2/2020), dalam wawancara virtual tentang anak muda pembaru yang digelar Ashoka. Hadir pula dalam wawancara secara virtual, CEO of Ashoka Bill Drayton.

Editor: Budi Suwarna
Bagikan
Memuat data..