logo Kompas.id
MudaLari Betulan, Bukan Lari dari ...
Iklan

Lari Betulan, Bukan Lari dari Kenyataan

Oleh
· 4 menit baca
Para pelari yang tergabung dalam Magelang Runner sedang pemanasan sebelum berlatih lari di alun-alun Kota Magelang, Jumat  (20/10).
KOMPAS/IDA SETYORINI

Para pelari yang tergabung dalam Magelang Runner sedang pemanasan sebelum berlatih lari di alun-alun Kota Magelang, Jumat (20/10).

Pada mulanya, mereka berolahraga lari untuk senang-senang, mengisi waktu luang. Lama kelamaan kegiatan itu menjadi rutin dan tubuh pun merasakan manfaatnya. Badan menjadi lebih sehat, berat badan turun, tidur makin nyenyak, serta pikiran lebih tenang dan fokus. Karena lari banyak manfaatnya, kalangan mahasiswa kini banyak yang tergoda untuk menekuni olahraga ini, bahkan ikut lomba. Yuk, kita dengar pengakuan beberapa di antara mereka.

Danu Yulian Afandi, mahasiswa semester VII Jurusan Ekonomi Bisnis Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah, Yogyakarta, pertama kali ikut lomba lari di Solo pada tahun 2016. Namanya baru pertama kali ikut lomba, Danu memilih jarak lomba 10 kilometer.

Editor:
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000