logo Kompas.id
MetropolitanKorsleting Diduga Picu...

Korsleting Diduga Picu Kebakaran Puluhan Lapak di Pasar Kemiri Muka Depok

Titik api bermula dari salah satu lapak sembako di bawah Jembatan Layang Arif Rahman Hakim arah Pasar Kemiri Muka, Depok, Jawa Barat. Api menjalar lewat kabel listrik ke lapak lain sebelum pelintasan kereta.

Oleh
FRANSISKUS WISNU WARDHANA DANY
· 1 menit baca
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok memadamkan kebakaran Pasar Kemiri Muka, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (2/5/2022) malam.
DOKUMENTASI DINAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KOTA DEPOK

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok memadamkan kebakaran Pasar Kemiri Muka, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (2/5/2022) malam.

JAKARTA, KOMPAS — Korsleting setelah hujan diduga menjadi pemicu kebakaran 43 lapak pedagang di Pasar Kemiri Muka, Kota Depok, Jawa Barat. Bahkan, kebakaran ini mengganggu perjalanan kereta rel listrik atau KRL relasi Bogor-Jakarta dan sebaliknya karena titik api dekat dengan pelintasan Stasiun Depok Baru. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok menerima laporan kebakaran Pasar Kemiri Muka pada Senin (2/5/2022) pukul 17.55. Sebanyak 12 mobil pemadam kebakaran dan 50 petugas dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 20.00. Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Welman Naipospos menyebutkan, api bermula dari salah satu lapak sembako di bawah Jembatan Layang Arif Rahman Hakim arah Pasar Kemiri Muka. Api menjalar lewat kabel listrik ke lapak lainnya yang terletak sebelum pelintasan Stasiun Depok Baru. ”Dugaan sementara korsleting listrik karena saat itu baru selesai hujan. Luas area kebakaran mencapai 1.000 meter persegi,” katanya pada Selasa (3/5/2022).

Kebakaran kali ini bukan yang pertama terjadi di pasar tradisional itu. Pada Agustus 2005, kebakaran besar melanda Pasar Kemiri Muka pukul 22.00. Tidak ada korban jiwa tetapi 592 kios dan los musnah dilalap si jago merah.

Editor:
CHRISTOPERUS WAHYU HARYO PRIYO
Bagikan