logo Kompas.id
β€Ί
Metropolitanβ€ΊPemerintah Perlu Kebut Sistem ...
Iklan

Pemerintah Perlu Kebut Sistem Pengumpan LRT Jabodebek

LRT Jabodebek tidak bisa berdiri sendiri melayani masyarakat Jabodebek. Perlu ada sistem pengumpan yang memadai agar masyarakat mudah mendapat akses terhadap moda angkutan massal terbaru tersebut.

Oleh
SATRIO PANGARSO WISANGGENI, ALBERTUS KRISNA PRATAMA PUTRA, M PUTERI ROSALINA
Β· 1 menit baca
Kereta LRT Jabodebek diletakkan di sekitar Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (28/1/2022). Progres LRT Jabodebek telah mencapai 88,69 persen dan ditargetkan dapat beroperasi pada Agustus 2022. Pengoperasian LRT Jabodebek dilakukan secara otomatis tanpa masinis dan beroperasi mengikuti jadwal yang telah diunggah ke sistem peryinyalan di pusat kendali operasi.
KOMPAS/AGUS SUSANTO

Kereta LRT Jabodebek diletakkan di sekitar Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (28/1/2022). Progres LRT Jabodebek telah mencapai 88,69 persen dan ditargetkan dapat beroperasi pada Agustus 2022. Pengoperasian LRT Jabodebek dilakukan secara otomatis tanpa masinis dan beroperasi mengikuti jadwal yang telah diunggah ke sistem peryinyalan di pusat kendali operasi.

JAKARTA, KOMPAS β€” Tanpa keberadaan jaringan pengumpan, moda angkutan umum massal modern seperti kereta rel ringan (light rail transport/LRT) Jabodebek tidak akan sukses menggeser penggunaan kendaraan pribadi oleh warga Jabodetabek. Jika tidak dipikirkan secara serius, setiap stasiun LRT Jabodebek justru dapat menjadi simpul kemacetan baru.

LRT Jabodebek Tahap 1 yang akan menyambungkan kawasan pusat perkantoran dan bisnis Dukuh Atas Sudirman Jakarta dengan Cibubur dan Bekasi Timur dinilai perlu sistem angkutan pengumpan yang saling terkoneksi.

Editor:
KHAERUDIN
Bagikan