logo Kompas.id
MetropolitanTransjakarta, Utamakan...

Transjakarta, Utamakan Keselamatan Jangan Janji Semata

Sejumlah kecelakaan di akhir 2021 mewarnai perjalanan Transjakarta memasuki tahun ke-18 memberikan layanan angkutan umum bagi warga Ibu Kota. Aspek keselamatan bermobilitas dan berkesehatan jadi sorotan untuk pembenahan.

Oleh
Agnes Rita/Helena F Nababan
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/rtiY0opm-idszrTUZJGT2nvw64I=/1024x588/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F01%2F63806bb9-f1ec-4b77-b7be-9ae7c962fc5d_jpg.jpg
KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Warga antre untuk naik bus Transjakarta di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (8/1/2022). Warga cenderung tetap beraktivitas di luar rumah saat akhir pekan dalam masa PPKM level 2 meski saat ini dibayangi dengan lonjakan kasus baru Covid-19 terutama karena varian Omicron. Hingga Jumat (7/1/2022), kasus Omicron di Indonesia tercatat 318 kasus dengan sebagian besar kasus merupakan pelaku perjalanan luar negeri.

Pada tiga bulan terakhir 2021, warga Ibu Kota dibuat khawatir dan takut dengan insiden kecelakaan yang melibatkan bus-bus Transjakarta. Kejadian beruntun hingga ada korban meninggal dan cedera membuat penumpang mempertanyakan keamanan menggunakan layanan Transjakarta.

Kejadian demi kejadian yang terjadi menjelang tahun ke-18 layanan angkutan umum dalam sistem bus rapid transit (BRT) itu merupakan teguran keras bagi Transjakarta dan manajemen Transjakarta. Kecelakaan demi kecelakaan yang terjadi, bukan hanya di pengujung tahun yang terlihat tetapi juga di sepanjang tahun, mengingatkan Transjakarta akan peran utama untuk memberikan pelayanan angkutan umum bukan hanya aman dan nyaman, tetapi juga sehat dan selamat.

Editor:
Hamzirwan
Bagikan