logo Kompas.id
β€Ί
Metropolitanβ€ΊKebutuhan Pangan Warga DKI...
Iklan

Kebutuhan Pangan Warga DKI Mulai Meningkat Sambut Masa Libur

Jelang Natal dan Tahun Baru, TPID DKI Jakarta sidak ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (23/12/2021). Kebutuhan terpantau meningkat dibandingkan dengan bulan lalu, tetapi stok dipastikan aman.

Oleh
Helena F Nababan
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/v0CjkaNgLY43CCGva05oWrJT_ME=/1024x768/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F12%2F20211223_113342_1640263386.jpg
KOMPAS / HELENA F NABABAN

Tim Pengendali Inflasi Daerah DKI Jakarta dipimpin Asisten Bidang Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah DKI Jakarta Sri Haryati (tengah) melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (23/12/2021). Inspeksi dilakukan untuk memantau harga dan kecukupan pasokan selama Natal dan Tahun Baru.

JAKARTA, KOMPAS β€” Jelang masa libur Natal dan Tahun Baru, Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta menyebut kebutuhan pangan warga DKI Jakarta mulai meningkat. Permintaan meningkat 4 persen-5 persen dan harga sejumlah komoditas terpantau naik. Namun, Tim Pengendali Inflasi Daerah atau TPID DKI Jakarta memastikan stok aman.

Onny Widjanarko, Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Kamis (23/12/2021), dalam inspeksi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, bersama-sama dengan anggota TPID DKI Jakarta lainnya, menjelaskan, permintaan pada Desember 2021 terpantau naik 4-5 persen dibandingkan November 2021. Peningkatan kebutuhan tertinggi adalah telur ayam sebesar 4,5 persen, sementara peningkatan kebutuhan terendah ada pada komoditas beras, bawang merah, bawang putih, dan gula pasir masing-masing sebesar 3,4 persen.

Editor:
Hamzirwan
Bagikan