logo Kompas.id
MetropolitanPenjahat Kambuhan ”Otaki” Tawuran Warga Jakarta Pusat

Penjahat Kambuhan ”Otaki” Tawuran Warga Jakarta Pusat

JK, warga Jakarta Pusat, membubuhkan ”hattrick” dalam catatan kepolisian. Ia menyulut tawuran, mencuri sepeda motor, dan positif sabu.

Oleh FRANSISKUS WISNU WARDHANA DANY
· 2 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/STEFANUS ATO

Warga di sekitar Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, membentangkan spanduk penolakan terhadap tawuran yang sering terjadi di wilayah itu, Rabu (30/10/2019) malam, di Pasaraya Manggarai, Jakarta Selatan.

JAKARTA, KOMPAS — Penjahat kambuhan mengotaki tawuran antarwarga di Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Pasal berlapis menanti lelaki berinisial JK itu karena turut mencuri sepeda motor dan positif narkoba seusai tes urine.

JK menyulut tawuran antara warga Kwitang dan Kali Pasir di Kecamatan Senen, 3 Oktober lalu. Polisi menciduknya sepekan kemudian di Jalan Kembang Raya, Kwitang.

”Tersangka mengaku motifnya balas dendam. Motif ini masih ditelusuri karena balas dendam merupakan salah satu alasan klasik pemicu tawuran,” ujar Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Setyo Koes Heryanto, Rabu (13/10/2021).

Balas dendam merupakan salah satu alasan klasik pemicu tawuran.

Penangkapan JK turut membuka sepak terjangnya di jalanan. Polisi mendapati satu sepeda motor hasil curian ketika menggeledah kediamannya seusai penangkapan.

Setyo menyebutkan, tidak ada surat-surat kepemilikan kendaraan. Justru ada kunci leter T di dalam jok sepeda motor. Tersangka tak mengelak kalau telah mencuri sepeda motor. ”Kami juga periksa urinenya. Ternyata positif sabu. Bisa jadi ada kaitan antara penggunaan narkoba dan kejahatan lainnya,” ucapnya.

Memuat data...
Humas Polres Metro Jakarta Pusat

Polisi dari Polres Metro Jakarta Pusat menggiring para pelaku pengedar narkoba jenis sabu di wilayah Jakarta Pusat yang bersumber dari bandar di Jakarta Timur, Kamis (15/9/2021).

Penyidik masih mendalami dugaan provokator tawuran, pencurian sepeda motor, dan penyalahgunaan narkoba karena tidak ditemukan narkoba dalam penggeledahan. JK terancam 7 tahun penjara.

Baca juga : Teror Penjahat Jalanan Dini Hari Berakhir di Jeruji Besi

Polsek Senen sudah tidak asing dengan sosok JK. Setidaknya, ia pernah terlibat kasus kekerasan dengan senjata tajam dan pencurian sepeda motor.

Kepala Kepolisian Sektor Senen Komisaris Ari Susanto mengatakan, tersangka memodifikasi sendiri kunci leter T. Ia mengincar sepeda motor yang tak terpantau sekitarnya atau minim pengawasan.

”Motor curian dari Jakarta Pusat dijual ke Jakarta Barat di kisaran Rp 3 juta. Ada penadah, sedang dicari penyidik,” ucapnya. JK mengaku beraksi seorang diri. Ia baru lima kali mencuri sepeda motor dan langsung menjualnya.

Baca juga : Ayunan Kapak Akhiri Tudingan ”Nyolong” Wi-Fi

Editor: nelitriana
Bagikan
Memuat data..