logo Kompas.id
MetropolitanPemkot Tangsel Batasi Shalat...
Iklan

Pemkot Tangsel Batasi Shalat Id Berjemaah dan Larang Takbir Keliling

Majelis Ulama Indonesia Tangerang Selatan mengimbau agar warga menggelar shalat Idul Fitri berjemaah di tempat terbuka guna mengurangi risiko paparan virus korona jenis baru.

Oleh
FRANSISKUS WISNU WARDHANA DANY
· 3 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/liXlWfItf-8GD0xFM_8WbY736gg=/1024x617/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F07%2Fcc5bbc81-392a-48bb-afe6-f135c21bb359_jpg.jpg
Kompas/Priyombodo

Ilustrasi. Jemaah menempati saf shalat yang telah ditentukan saat akan menunaikan ibadah shalat Idul Adha di sekitar Masjid Jami\' Al Ihsan, Larangan, Kota Tangerang, Banten, Jumat (31/7/2020). Pelaksanaan shalat Id di tengah pandemi Covid-19 ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

TANGERANG, KOMPAS — Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan Majelis Ulama Indonesia Tangerang Selatan menyepakati pembatasan kapasitas shalat Idul Fitri berjemaah hanya 50 persen dengan protokol kesehatan ketat. Jemaah juga diimbau menggelar shalat Idul Fitri berjemaah di ruang terbuka supaya mengurangi risiko paparan Covid-19.

Ketua I Bidang Hukum dan Fatwa MUI Tangerang Selatan Hasan Mustofi mengatakan, shalat Idul Fitri dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat. Jemaah wajib mengenakan masker dan mengatur jarak  antarjemaah.

Editor:
wahyuharyo
Bagikan