logo Kompas.id
MetropolitanSuara Tidak Terdengar, Sidang Pembacaan Dakwaan Rizieq Shihab Ditunda

Suara Tidak Terdengar, Sidang Pembacaan Dakwaan Rizieq Shihab Ditunda

Rizieq terjerat kasus kerumunan saat pernikahan anaknya di Petamburan, Jakarta Pusat; kasus kerumunan di Megamendung, Bogor; serta dugaan menghalang-halangi penanggulangan wabah terkait hasil tes usap di RS UMMI Bogor.

Oleh JOHANES GALUH BIMANTARA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS TV

Terdakwa sejumlah kasus protokol kesehatan M Rizieq Shihab menunjukkan tulisan “tidak terdengar” saat ia kesulitan mendengarkan orang yang sedang berbicara di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (16/3/2021). Ia mengikuti sidang dari Rutan Salemba Cabang Bareskrim Polri di Jakarta Selatan.

JAKARTA, KOMPAS — Sidang perdana terkait protokol kesehatan dengan eks pemimpin Front Pembela Islam, M Rizieq Shihab, sebagai terdakwa mulai digelar pada Selasa (16/3/2021) pagi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jakarta. Namun, belum sempat dakwaan dibacakan, hakim memutuskan menunda sidang virtual karena Rizieq kesulitan mendengar.

Rizieq mengikuti sidang secara jarak jauh dari Rumah Tahanan Salemba Cabang Badan Reserse Kriminal Polri, Jakarta Selatan. ”Sidang ditunda dan akan dibuka kembali pada Jumat tanggal 19 Maret,” ucap ketua majelis hakim, Suparman Nyompa, dalam sidang yang juga disiarkan langsung pada Selasa.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Hamzirwan Hamid
Bagikan
Memuat data..