logo Kompas.id
MetropolitanRisiko-risiko Tak Terkendali dari Klinik Kecantikan Abal-abal

Risiko-risiko Tak Terkendali dari Klinik Kecantikan Abal-abal

Kematian bisa terjadi jika ada syok anafilaktik atau syok neurogenik.

Oleh JOHANES GALUH BIMANTARA
· 1 menit baca
Memuat data...

Dokter ahli kecantikan, Olivia Ong, memanfaatkan acara buka puasa bersama dengan mengenalkan teknik suntik botoks terbaru dari Swiss dan Hong Kong kepada wartawan yang khusus diundang di kliniknya di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (24/7/2012).

JAKARTA, KOMPAS — Memanfaatkan hasrat para pemburu penampilan menarik, klinik kecantikan ilegal menggaet konsumen hingga menjalani prosedur-prosedur berisiko tinggi yang hanya dilegalkan bagi dokter spesialis. Tanpa kompetensi memadai, pengelola klinik abal-abal menempatkan para pasiennya dalam tubir berisiko kematian.  

Salah satu klinik itu ada di wilayah Ciracas, Jakarta Timur. Personel Kepolisian Daerah Metro Jaya, Minggu (14/2/2021), menangkap perempuan berinisial SW alias ”dokter” Y karena menjalankan klinik kecantikan abal-abal. Kepada para pasiennya, ia mengaku sebagai dokter meskipun tak pernah mengenyam pendidikan kedokteran dan hanya berbekal pengalaman sebagai perawat pada dokter estetik di salah satu rumah sakit.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Gesit Ariyanto
Memuat data..