logo Kompas.id
MetropolitanTanpa Hasil Negatif Tes Antigen, Ratusan Calon Wisatawan Puncak Dipaksa Balik Arah

Tanpa Hasil Negatif Tes Antigen, Ratusan Calon Wisatawan Puncak Dipaksa Balik Arah

Pola lonjakan kasus Covid-19 setiap libur panjang usai sangat mungkin terulang. Sebab, sampai saat ini kesadaran masyarakat untuk sebisa mungkin di rumah dan menjauhi keramaian dinilai belum timbul.

Oleh JOHANES GALUH BIMANTARA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO

Suasana saat digelar operasi penyekatan kendaraan yang menuju arah Puncak di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS — Tidak ada ketentuan yang melarang warga meninggalkan Jakarta selama akhir pekan panjang ini sehingga mobilitas warga keluar kota terpantau meningkat. Ini berpotensi memicu lonjakan kasus Covid-19 lagi. Namun, Kabupaten Bogor yang menjadi salah satu pilihan tujuan bagi masyarakat Ibu Kota untuk berwisata mengantisipasinya dengan mewajibkan pengendara menunjukkan hasil negatif Covid-19 minimal berdasarkan tes antigen.

Libur panjang pada akhir pekan ini tercipta karena hari libur Imlek 2572 bertepatan dengan Jumat (12/2/2021). Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor A Agus Ridhallah mengatakan, petugas pada Jumat pagi di Simpang Gadog meminta 250-an kendaraan yang mengarah ke kawasan Puncak untuk putar balik karena para pengendaranya tidak bisa menunjukkan surat hasil tes antigen. ”Namun, itu baru pantauan dalam satu jam sejak pukul 08.00, belum dalam sehari,” ucapnya saat dihubungi, Jumat.

Editor: Neli Triana
Bagikan
Memuat data..