logo Kompas.id
β€Ί
Metropolitanβ€ΊAhmad Riza: Protokol Kesehatan...
Iklan

Ahmad Riza: Protokol Kesehatan Sudah Jadi Pola Hidup Baru

Intensitas sebagian kegiatan publik menurun selama masa pembatasan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, protokol kesehatan wajib dipatuhi semua pihak dan menjadi pola hidup baru, bukan paksaan.

Oleh
Helena F Nababan
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/D8SmiH3qj7UNef3e3EmNAd4Fucw=/1024x653/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F01%2Fd25b98fc-9499-42b1-86a8-0cfda816455e_jpg.jpg
KOMPAS/RIZA FATHONI

Sejumlah calon penumpang antre untuk masuk ke Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (25/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS β€” Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatat, selama pembatasan sosial berskala besar atau PSBB transisi yang bersamaan dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM periode 11 Januari-2 Februari 2021, kinerja lalu lintas justru ada kenaikan. Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menunggu kebijakan pemerintah pusat terkait kelanjutan kebijakan PPKM.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, Kamis (4/1/2021), menjelaskan, sejumlah kegiatan terpantau turun selama PSBB transisi. Selama PSBB transisi ketiga untuk rentang waktu 11 Januari-2 Februari 2021 dibandingkan dengan awal PSBB transisi kedua pada 12-23 Oktober 2020, terlihat untuk pergerakan ritel (dari dan ke tempat usaha/pusat belanja) dan rekreasi menurun 2,3 persen. Perjalanan ke toko bahan makanan dan apotek berkurang hingga 7,26 persen. Penggunaan transportasi umum melorot 4,5 persen dan perjalanan ke tempat kerja turun 2,58 persen.

Editor:
nelitriana
Bagikan