logo Kompas.id
β€Ί
Metropolitanβ€ΊUndian Nasib Warga Mencari...
Iklan

Undian Nasib Warga Mencari Kamar Perawatan di Tangerang Raya

Kelangkaan tempat tidur pasien Covid-19 membuat pasien Covid-19 bertarung dengan nasib. Mereka yang selamat adalah yang beruntung bisa mendapatkan ruang perawatan.

Oleh
I GUSTI AGUNG BAGUS ANGGA PUTRA
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/Vue3oyd0wX7WV89DU9MpSs9RLQY=/1024x669/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F12%2F1bf7a979-9f76-4be2-822a-1783c1c9bec6_jpg.jpg
KOMPAS/RIZA FATHONI

Warga berbicara dengan petugas keamanan Puskesmas Kampung Sawah, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, yang mengenakan pakaian alat pelindung diri setelah puskesmas tersebut disterilkan untuk beralih fungsi menjadi lokasi transit pasien Covid-19, Rabu (30/12/2020).

Kasus Covid-19 yang belum terkendali di wilayah Tangerang Raya, yakni Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, membuat ketersediaan ruang perawatan menjadi barang mewah. Warga kesulitan mendapat ruang perawatan. Pada akhirnya, hidup dan mati seseorang berlanjut bak undian. Mereka yang bertahan ditentukan oleh seberapa besar keberuntungan mendapat ruang perawatan.

Undian nasib itu pernah dilalui Serafin Pauline (22), warga Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada awal Januari 2021. Pauline kala itu kebingungan mencarikan rumah sakit untuk ayahnya yang tertular Covid-19. Saat itu, dokter menilai ayah Pauline cukup menjalani isolasi mandiri.

Editor:
hamzirwan
Bagikan