logo Kompas.id
MetropolitanDPRD Harus Berani Desak Pembatalan Kepgub 237 Reklamasi Ancol

DPRD Harus Berani Desak Pembatalan Kepgub 237 Reklamasi Ancol

DPRD DKI harus berani mendesak Gubernur DKI Jakarta membatalkan Kepgub 237 tahun 2020 tentang Perluasan Wilayah Ancol. Kepgub itu dinilai cacat hukum dan tidak sesuai dengan aturan tata ruang.

Oleh Helena F Nababan
· 1 menit baca

DPRD DKI Jakarta seharusnya berperan dalam menghentikan upaya reklamasi Ancol. Peran yang dimaksud, yaitu dengan cara mendesak Gubernur DKI Jakarta membatalkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020 tentang Izin Pelaksanaan Perluasan Kawasan Rekreasi Dunia Fantasi (Dufan) Seluas ± 35 hektar (ha) dan Kawasan Rekreasi Taman Impian Ancol Timur Seluas ± 120 ha.

Nirwono Joga, pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti, dalam webinar bertajuk ”Menyikapi Proyek Reklamasi Ancol” yang digelar oleh Populi Center, Kamis (23/7/2020), menegaskan, anggota DPRD DKI Jakarta harus berani meminta kepada Gubernur DKI untuk membatalkan Kepgub tentang izin reklamasi Ancol itu. Dengan pembatalan, reklamasi Ancol batal.

Dalam diskusi daring itu, Nirwono mengingatkan, desakan pembatalan harus dilakukan karena keputusan gubernur yang menjadi landasan pelaksanaan reklamasi Ancol itu cacat hukum. Dalam kepgub tersebut di bagian menimbang disebutkan, izin pelaksanaan reklamasi sebagaimana dimaksud huruf c telah disetujui dalam rapat pimpinan badan koordinasi penataan ruang daerah (BKPRD).

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Neli Triana
Memuat data..