logo Kompas.id
MetropolitanStigmatisasi Pasien Covid-19 Menghantui Pedagang Pasar di Jakarta

Stigmatisasi Pasien Covid-19 Menghantui Pedagang Pasar di Jakarta

Anggapan Covid-19 sebagai aib masih menghantui para pedagang pasar di Jakarta. Kondisi tersebut membuat pedagang kerap menolak runutan pemeriksaan Covid-19.

Oleh ADITYA DIVERANTA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/ADITYA DIVERANTA

Sejumlah pedagang di Pasar Sumur Batu Kemayoran, Jakarta Pusat, masih berjualan di masa pandemi Covid-19. Sebagian dari mereka menolak pemeriksaan terkait Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS — Pemeriksaan Covid-19 di pasar wilayah Jakarta masih menghadapi penolakan dari sejumlah pedagang. Situasi ini menjadi kendala tersendiri dalam pelacakan pasien positif untuk kluster penularan di pasar tradisional.

Aksi penolakan tecermin dari sikap pedagang selama sepekan belakangan. Sejak Senin (6/7/2020), puluhan pedagang di Pasar Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, menolak tawaran rapid test dari pengelola pasar dan puskesmas setempat. Penolakan itu pun masih berlangsung hingga Kamis (9/7/2020). Meski ada 50 pedagang di sana telah menjalani tes cepat Covid-19 melalui antibodi (rapid test), ada sebagian pedagang yang mengelak.

Editor: Andy Riza Hidayat
Bagikan
Memuat data..