logo Kompas.id
MetropolitanDorongan Lajur Sepeda ”Pop Up”...
Iklan

Dorongan Lajur Sepeda ”Pop Up” Tetap Ada, bahkan Durasinya Diperpanjang

Memasuki PSBB transisi, masyarakat didorong bergerak dengan berjalan kaki dan bersepeda. Animo bersepeda yang besar dilengkapi dengan pembuatan ”pop up bike lane”. Warga ingin lajur itu ada tanpa batas waktu.

Oleh
Helena F Nababan
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/MlNqN_o3yC3l5wjW03AmxwtC7pw=/1024x652/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F12%2F45aecace-5c8d-453c-8853-509593c84746_jpg.jpg
KOMPAS/ALIF ICHWAN

Pengendara sepeda melintasi lajur sepeda dengan aman di jalur yang disediakan di sepanjang Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (8/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS — Komunitas sepeda di Jakarta berharap lajur sepeda pop up tetap dipertahankan keberadaannya dan bisa berubah status menjadi jalur sepeda. Keberadaan lajur sepeda itu diharapkan bisa mendorong perubahan perilaku bermobilitas warga Ibu Kota.

Damantoro, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Kota Jakarta, dalam diskusi daring yang digelar Dewan Transportasi Kota Jakarta bertajuk ”Tren Baru Nonmotorized Transport, Apa Kata Pegiat Komunitas Transportasi”, Minggu (21/6/2020), mengatakan, transportasi nonmotor merupakan bentuk transportasi masa depan di DKI Jakarta. Diskusi diikuti 30-an pegiat transportasi.

Editor:
gesitariyanto
Bagikan