logo Kompas.id
โ€บ
Metropolitanโ€บFasilitas Kesehatan Jiwa bagi ...
Iklan

Fasilitas Kesehatan Jiwa bagi yang Terdampak Pandemi

Jumlah pasien Covid-19 di Jakarta yang sembuh makin banyak. Hal ini menggembirakan. Namun, pandemi masih berlangsung. Upaya antisipasi dampak sejak dini, termasuk dampak gangguan mental akibat pandemi, dibutuhkan warga.

Oleh
Helena F Nababan dan Laraswati Ariadne Anwar
ยท 3 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/frPEGdZwDnDTxHQnkeDl0b1aCk0=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F04%2F189b0cb4-0bcb-4442-8d83-386095160982_jpg.jpg
Kompas/AGUS SUSANTO

Anggota tim gabungan pengawasan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mengecek data diri pengguna sepeda motor yang berboncengan di depan Pasar Sumber Arta, Jalan Kalimalang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS โ€” Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Fify Mulyani, Kamis (30/4/2020), mengatakan, sampai dengan Kamis ini 412 orang dinyatakan sembuh, dari total 4.138 orang kasus positif Covid-19. Adapun jumlah pasien meninggal sebanyak 381 orang di DKI Jakarta. Selain terus menambah fasilitas dan sampel rapid test, pemerintah kini sediakan fasilitas konsultasi daring bagi mereka yang terkena gangguan kejiwaan akibat terdampak pandemi.

โ€2.077 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit, dan 1.268 orang melakukan self isolation di rumah. Dan 1.647 orang menunggu hasil laboratorium,โ€ katanya di Balai Kota DKI Jakarta.

Editor:
nelitriana
Bagikan