logo Kompas.id
Metropolitan”Diet” Plastik Warga Kota

”Diet” Plastik Warga Kota

Program pemerintah untuk mengurangi pemakaian plastik sekali pakai semakin banyak mendapat dukungan warga. Hal ini terlihat dari dua hasil jajak pendapat telepon Kompas di waktu yang berbeda.

Oleh
Albertus Krisna
· 1 menit baca

Program pemerintah mengurangi kantong plastik terus mendapat apresiasi warga Jabodetabek. Hal ini turut diikuti kesadaran mayoritas masyarakat melalui gaya hidup baru ramah lingkungan dalam aktivitas sehari-hari.

https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/F6SM22NVz8k_jBGPO3z56kOOt8g=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F09%2F0b802544-3368-4758-b762-b08bfb634333_jpg.jpg
Kompas/Priyombodo

Sosialisasi penggunaan kantong plastik di terowongan Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2019). Kampanye pembatasan penggunaan kantong plastik sekali pakai terus dilakukan berbagai pihak guna menekan sampah plastik. Penerbitan peraturan, pemberlakuan cukai kantong plastik, dan sanksi diterapkan guna menekan laju penggunaan kantong plastik sekali pakai yang berujung pada penambahan jumlah sampah plastik. Selain aturan, juga dibutuhkan kesadaran penuh masih-masing individu untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai, tetapi menggunakan kantong belanja yang dapat digunakan berulang kali.

Plastik masih mendominasi produksi sampah di Ibu Kota setelah bahan organik. Berdasarkan catatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, komposisi sampah plastik tahun 2018 mencapai rata-rata 14 persen (980 ton) dari total produksi sampah harian di Jakarta. Produksi harian ini dilihat dari sampah asal Jakarta yang ditampung di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi.  

Editor:
nelitriana
Bagikan