logo Kompas.id
MetropolitanJelang Lebaran, Proyek Jalan Layang Jakarta-Cikampek Akan Diberhentikan 20 Hari

Jelang Lebaran, Proyek Jalan Layang Jakarta-Cikampek Akan Diberhentikan 20 Hari

BEKASI KOMPAS Proyek jalan tol layang atau elevated Jakarta-Cikampek II akan diberhentikan mulai H-10 Lebaran hingga H+10 untuk membantu melancarkan arus lalu lintas mudik Pada 2018 penggunaan angkutan mobil pribadi selama periode mudik diprediksikan meningkat 1669 persen dibandingkan dengan

Oleh Ayu Pratiwi
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Truk kontainer antre hingga memenuhi badan jalan di ujung Tol Lingkar Luar Timur Jakarta, Bekasi, untuk masuk Jalan Tol Cikampek, saat pembatasan kendaraan berakhir, Kamis (22/3). Selama waktu pembatasan berlaku, ratusan truk parkir di sepanjang jalan tol lingkar luar timur sehingga menutup sebagian ruas tol.

BEKASI, KOMPAS — Proyek jalan tol layang atau elevated Jakarta-Cikampek II akan diberhentikan mulai H-10 Lebaran hingga H+10 untuk membantu melancarkan arus lalu lintas mudik. Pada 2018, penggunaan angkutan mobil pribadi selama periode mudik diprediksikan meningkat 16,69 persen dibandingkan dengan 2017.

Aprimon, General Manager Trafik Jasa Marga untuk proyek jalan tol layang Jakarta-Cikampek II, Senin (4/6/2018) di Bekasi, menjelaskan, selain pemberhentian proyek jalan tol layang Jakarta-Cikampek II selama 20 hari, pihaknya juga akan membuka semua lajur jalan yang sebelumnya ditutup karena proyek konstruksi.

Editor:
Bagikan
Memuat data..