logo Kompas.id
MetropolitanMenakar Kemujaraban Obat NCICD

Menakar Kemujaraban Obat NCICD

Orang yang sakit kepala karena tidak punya uang diberi obat sakit kepala Lantas apakah sakit kepalanya hilang Bisa jadi ini analogi yang tepat dalam menimbang kebijakan Pengembangan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara di Teluk Jakarta j galuh bimantara Kebijakan di Teluk Jakarta yang dikenal de

· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/HERU SRI KUMORO

Bagian dari Teluk Jakarta di Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (10/11). Terlihat pengerjaan proyek tanggul laut yang dibangun dalam program Pengembangan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara (PTPIN atau NCICD).

Kebijakan di Teluk Jakarta yang dikenal dengan singkatan asingnya NCICD, diklaim pemerintah sebagai obat kedaruratan untuk atasi penurunan muka tanah, kenaikan muka laut, dan banjir. Namun, sejauh mana kepastian jaminan bahwa NCICD itu obat tepat bagi penyakit kronis Jakarta? Belum ada satu penelitian pun yang bisa tegas menjawabnya.

Terlebih pertanyaan berikutnya. Saat reklamasi dalam rangkaian NCICD telanjur dilakukan meskipun tak sebanyak rencana awal, sejauh mana dampak baik dan buruk dari kehadiran sedikitnya empat pulau baru itu di Teluk Jakarta bisa diantisipasi? Sekali lagi, hingga akhir tahun ini, belum ada penelitian ilmiah yang bisa menjawab kegusaran ini.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor:
Bagikan
Memuat data..