logo Kompas.id
MetropolitanUang Palsu Terungkap di Tangerang

Uang Palsu Terungkap di Tangerang

JAKARTA KOMPAS &mdash Peredaran uang palsu pecahan Rp 100000 edisi lama terungkap di Kabupaten Tangerang Banten Petugas Kepolisian Sektor Panongan menangkap empat tersangka yakni Ro 33 Ah 33 Mis 33 dan Su 35 dalam lima hari berturut-turut sejak Rabu 13 hingga Minggu 53 din

· 2 menit baca

JAKARTA, KOMPAS — Peredaran uang palsu pecahan Rp 100.000 edisi lama terungkap di Kabupaten Tangerang, Banten. Petugas Kepolisian Sektor Panongan menangkap empat tersangka, yakni Ro (33), Ah (33), Mis (33), dan Su (35), dalam lima hari berturut-turut sejak Rabu (1/3) hingga Minggu (5/3) dini hari.Polisi menyita 97 lembar pecahan uang palsu Rp 100.000. "Kami masih mengembangkan kasus untuk mencari tahu, antara lain tempat produksi, anggota jaringan lain, dan bos besarnya. Yang ditangkap ini belum bos besarnya," kata Kepala Polsek Panongan Ajun Komisaris Trisno Tahanmuji, Minggu.Terbongkarnya sindikat pengedar uang palsu itu atas laporan masyarakat bahwa akan ada transaksi uang palsu di Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Polisi mendapat informasi bahwa Ro menunggu kedatangan seseorang, Rabu pukul 20.45. Dari tangan Ro, polisi menyita 10 lembar uang palsu. Berikutnya, Mis ditangkap di warung kopi di tepi Tol Balaraja Timur, Kamis malam. Tiga lembar uang palsu disita. Keesokan harinya, Jumat (3/3), Su ditangkap di rumah kontrakan di Desa Pasir Nangka, Tigaraksa. Dari tangannya disita 71 lembar uang palsu. Sabtu tengah malam, giliran Ah ditangkap di Kampung Cogrek, Tigaraksa. Barang bukti 13 lembar uang palsu. "Secara kasatmata sangat mirip aslinya," kata Trisno. Keempatnya diancam hukuman di atas 5 tahun penjara sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.Penodong ditangkapHari Minggu, YA (24), warga Rawa Buaya, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, yang kepergok sedang beraksi ditangkap anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Cengkareng Barat, Kodim 0503 Jakarta Barat, Sersan Mayor Suyanto dan Sersan Satu Lasno.Pelaku bersama dua temannya beraksi di jembatan penyeberangan orang di Jalan Daan Mogot Kilometer 11, Kedaung Kaliangke, Cengkareng. Mereka merampas telepon genggam dan jam tangan Al (20). "Satu pelaku tertangkap, sedangkan dua lainnya kabur," kata Suyanto. Saat kejadian, sekitar pukul 15.00, ia sedang berpatroli lingkungan bersama warga. Di tempat lain, petugas Polsek Kalideres menangkap dua pencuri sepeda motor. Kedua pelaku, HR (41) dan ZA (41), warga Tegal Alur. Mereka beraksi di Jalan Warung Pojok, Kalideres, Jumat pukul 03.00. (PIN/WIN)

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Memuat data..