logo Kompas.id
β€Ί
Lembagaβ€ΊPartai Persatuan Indonesia...
Iklan

Partai Persatuan Indonesia (Perindo)

Pendirian Partai Perindo tidak lepas dari latar belakang sosok Hary Tanoesoedibjo yang mengawali karir politiknya pada tahun 2011 yang bergabung dengan Partai Nasdem dan dilanjutkan bergabung dengan Partai Hanura. Kepemilikan jaringan media yang dimiliki Hary Tanoesoedibjo menjadi salah satu motor penggerak mengenalkan partai ini ke publik.

Oleh
Topan Yuniarto
Β· 1 menit baca
Presiden Joko Widodo didampingi Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo memencet tombol untuk membuka Rapimnas II Partai Perindo, di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (21/3/2018).
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO

Presiden Joko Widodo didampingi Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo memencet tombol untuk membuka Rapimnas II Partai Perindo, di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (21/3/2018).

https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/p9DwEgAn3WUY79T1KlSmmdBiZYo=/1024x751/https%3A%2F%2Fkompaspedia.kompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F02%2Flogo-Perindo.png

Partai Persatuan Indonesia (Perindo) didirikan oleh Hary Tanoesoedibjo pada 8 Oktober 2014 berdasarkan surat dari Kemenkumham. Selanjutnya, partai ini dideklarasikan pada 7 Februari 2015 di Jakarta yang di hadiri sejumlah kader dari partai politik lain, seperti Aburizal Bakrie Ketua Umum Partai Golkar, Wiranto selaku Ketua Umum Partai Hanura, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, Presiden PKS Anis Matta, Ketua Umum PPP Djan Faridz, Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Akbar Tandjung, dan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham Hadir. Hadir pula beberapa pejabat pemerintah seperti Saleh Husin selaku Menteri Perindustrian, Ketua DPR Setya Novanto, dan Ketua DPD Irman Gusman.

Editor:
Topan Yuniarto
Bagikan