logo Kompas.id
Politik & HukumPemiluKans Para Gubernur di 2024, Saat ”Panggung” Tak Lagi Ada

Kans Para Gubernur di 2024, Saat ”Panggung” Tak Lagi Ada

Tiga gubernur yang kerap terekam dalam survei soal calon presiden justru bakal kehilangan panggung mendekati Pemilu 2024. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Lantas seberapa besar kans mereka tetap dipinang partai politik?

Oleh IQBAL BASYARI/NIKOLAUS HARBOWO/KURNIA YUNITA RAHAYU
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/WAWAN H PRABOWO

Deretan bendera partai politik peserta Pemilu Serentak 2019 menghiasi jalan layang di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (7/4/2019).

Tiga gubernur masuk deretan sosok yang dipilih publik jika pemilihan presiden digelar April lalu, berdasarkan hasil survei Litbang Kompas. Di antaranya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Munculnya nama-nama ini tentu tak lepas dari tersedianya panggung bagi mereka untuk unjuk gigi. Namun, mendekati Pilpres 2024, mereka justru akan kehilangan panggung tersebut.

Panggung dimaksud merujuk pada posisi ketiganya sebagai gubernur. Menjabat gubernur, mereka jelas punya panggung untuk memopulerkan diri. Sehari-hari disorot media massa, dan sebagai pucuk pimpinan tertinggi di daerah, mereka setidaknya bisa ”bersentuhan” langsung dengan masyarakat di daerahnya. Jika kebijakan yang dikeluarkan atau tindak-tanduk mereka sebagai gubernur dinilai positif oleh publik, tentu hal ini menjadi nilai plus.

Editor: Antonius Ponco Anggoro, Antony Lee
Bagikan
Memuat data..