logo Kompas.id
NusantaraPersediaan Makanan Penyintas Gempa Sulbar Menipis

Persediaan Makanan Penyintas Gempa Sulbar Menipis

Penyintas gempa di Sulawesi Barat mulai kehabisan bahan makanan. Selain rawan kelaparan, kondisi ini rentan memicu perselisihan.

Oleh VIDELIS JEMALI
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/VIDELIS JEMALI

Tampak tenda-tenda penyintas didirikan di kompleks Stadion Manakarra, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Sabtu (16/1/2021). Penyintas membutuhkan makanan atau bahan makanan karena persediaan mereka sudah menipis. Sejauh ini, bantuan kebanyakan berasal dari perorangan dan distribusinya bersifat sporadis.

MAMUJU, KOMPAS — Persediaan makanan penyintas gempa di tenda-tenda pengungsian di Mamuju, Sulawesi Barat, semakin menipis, Sabtu (16/1/2021) malam. Mereka berharap pemerintah dan semua pemangku kepentingan segera mendistribusikan bantuan secara merata.

Para penyintas di Mamuju mengungsi di sejumlah tempat yang tinggi, antara lain kompleks Stadion Manakarra, Jalan Husni Thamrin, dan jalur dua keluar dari Mamuju menuju Palu. Mereka mendirikan tenda dari terpal seadanya.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Cornelius Helmy Herlambang
Memuat data..