MultimediaStatisReog Ponorogo, Sindiran untuk ...

Reog Ponorogo, Sindiran untuk Para Penguasa

Oleh Ardiansyah ·

Awal mulanya reog Ponorogo disebut ”barongan”. Kesenian barongan ini merupakan satire (sindiran) dari Demang Ki Ageng Kutu Suryongalam terhadap Raja Majapahit Prabu Brawijaya V (Bhree Kertabumi). Sindiran itu bagi raja yang sedang berkuasa, tetapi belum melaksanakan tugas-tugas kerajaan secara tertib, adil, dan memadai karena kekuasaan raja dikuasai, dipengaruhi, bahkan dikendalikan oleh permaisurinya.  Masih kuatnya budaya ”rikuh pakewuh” di masyarakat mengakibatkan metode satire atau sindiran digunakan sebagai salah satu cara untuk mengingatkan penguasa atau atasan secara halus.

https://cdn-assetd.kompas.id/m0uXcqepRf-VGBWbPikgdXeHCd4=/1024x2509/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2018%2F12%2Freog-mumed_1545151758.png
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000