logo Kompas.id
β€Ί
Kolomβ€ΊDaya Beli Pasca-Lebaran
Iklan

Daya Beli Pasca-Lebaran

Bagaimana kondisi daya beli masyarakat pasca-Lebaran? Kenaikan harga pangan dan energi yang berbuah inflasi, serta kebutuhan tahun ajaran baru 2022/2023, sudah menanti dan bakal menambah beban pengeluaran masyarakat.

Oleh
Hendriyo Widi
Β· 1 menit baca
Pengunjung ramai di pujasera atau food court di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (3/5/2022). Libur Lebaran dimanfaatkan warga untuk bepergian bersama keluarga seperti ke tempat wisata dan pusat perbelanjaan untuk berburu kuliner.
KOMPAS/PRIYOMBODO

Pengunjung ramai di pujasera atau food court di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (3/5/2022). Libur Lebaran dimanfaatkan warga untuk bepergian bersama keluarga seperti ke tempat wisata dan pusat perbelanjaan untuk berburu kuliner.

Pelonggaran aktivitas pada libur Lebaran 2022 membawa berkah bagi perekonomian. Belanja masyarakat, jumlah uang beredar, dan omzet para pelaku usaha di berbagai sektor meningkat. Lalu, bagaimana kondisi dompet masyarakat pasca-Lebaran?

Jumlah uang beredar selama Lebaran diperkirakan sekitar Rp 250 triliun. Dilihat dari realisasi penarikan tunai saja, jumlahnya cukup besar. Bank Indonesia (BI) mencatat, realisasi penarikan uang tunai pada periode Ramadhan dan Lebaran 2022 mencapai Rp 180,2 triliun, tumbuh 16,6 persen dibanding periode yang sama 2021 yang sebesar Rp 154,5 triliun.

Editor:
MUKHAMAD KURNIAWAN
Bagikan