logo Kompas.id
KesehatanKemungkinan Hepatitis Akut...

Kemungkinan Hepatitis Akut Mewabah Dinilai Kecil

Kemungkinan bahwa hepatitis akut akan mewabah seperti Covid-19 diperkirakan kecil. Walakin, kewaspadaan setiap kita tidak boleh kendur.

Oleh
SEKAR GANDHAWANGI
· 1 menit baca
Pemerintah Kota Jambi coba mencegah penularan penyakit hepatitis akut lewat sejumlah kebijakan. Salah satunya diterapkan di sekolah lewat larangan bertukar peralatan makanan pada siswa. Siswa di SDN 190 Kota Jambi.
KOMPAS/IRMA TAMBUNAN

Pemerintah Kota Jambi coba mencegah penularan penyakit hepatitis akut lewat sejumlah kebijakan. Salah satunya diterapkan di sekolah lewat larangan bertukar peralatan makanan pada siswa. Siswa di SDN 190 Kota Jambi.

JAKARTA, KOMPAS – Kasus diduga hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya bertambah sejak terdeteksi pertama kali di Indonesia pada April 2022. Kendati demikian, kemungkinan bahwa hepatitis akut akan mewabah seperti Covid-19 diperkirakan kecil.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, per 13 Mei 2022, ada 17 kasus diduga hepatitis akut di Indonesia. Satu di antaranya berstatus probable, yaitu pasien terdeteksi nonreaktif terhadap hepatitis A, B, C, D, dan E. Pasien probable juga memiliki kadar serum glutamic oxaloacetic transaminase (SGOT) dan serum glutamic pyruvic transaminase (SGPT) di atas 500 IU per liter darah.

Editor:
ICHWAN SUSANTO
Bagikan