logo Kompas.id
KesehatanPengobatan Makin Bersifat Individu di Masa Depan

Pengobatan Makin Bersifat Individu di Masa Depan

Kemajuan teknologi memungkinkan optimalisasi status kesehatan seseorang serta pengobatan yang bersifat individu. Bagaimana menyiapkan pendidikan kedokteran agar tidak ketinggalan?

Oleh ATIKA WALUJANI MOEDJIONO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Ilustrasi teknologi kesehatan. Operasi pemasangan stent jantung untuk melebarkan pembuluh darah koroner yang tersumbat dilakukan dr Utojo Lubiantoro kepada salah satu pasien di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (12/3/2014).

JAKARTA, KOMPAS — Perkembangan teknologi memungkinkan layanan kesehatan di masa depan disesuaikan dengan kebutuhan setiap individu. Pengobatan dilakukan secara presisi, disesuaikan dengan pola genetik, gaya hidup, dan lingkungan pasien.

Gambaran layanan kesehatan masa depan itu dikemukakan Budi Wiweko, Guru Besar Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) yang juga Wakil Direktur Bidang Pengembangan Bisnis dan Inovasi Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI), dalam rangkaian peringatan ulang tahun ketiga IMERI FKUI, yang disiarkan secara daring, Kamis (9/7/2020).

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Ichwan Susanto
Memuat data..