logo Kompas.id
KesehatanPedoman Pembatasan Sosial Penanganan Covid-19 Terlalu Rumit dan Birokratis

Pedoman Pembatasan Sosial Penanganan Covid-19 Terlalu Rumit dan Birokratis

Setelah tertunda beberapa waktu, pemerintah melalui Menteri Kesehatan akhirnya menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Oleh Deonisia Arlinta
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA

Beragam spanduk imbauan terpasang di sejumlah wilayah, seperti di salah satu kampung di Desa Sendangrejo, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Jumat (3/4/2020). Sejumlah desa saat ini melakukan pembatasan terhadap aktivitas sosial dengan orang luar yang masuk ke wilayah mereka untuk mencegah penularan Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS — Pedoman teknis terkait pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar untuk menangani penularan Covid-19 telah diterbitkan. Meski begitu, sejumlah kriteria yang diatur dalam pedoman ini dinilai bisa memperlambat upaya penanggulangan kasus di daerah. Padahal, situasi sudah semakin darurat.

Ahli epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Pandu Riono, menilai, pedoman pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diatur tersebut terlalu rumit, justru memperlambat penanganan penularan Covid-19 di daerah. Kondisi darurat kesehatan masyarakat saat ini membutuhkan langkah cepat sehingga tidak perlu lagi birokrasi yang menghambat.

Editor:
Bagikan
Memuat data..