logo Kompas.id
KesehatanDi Tengah Pandemi Covid-19, Pasien Cuci Darah Kurang Terurus

Di Tengah Pandemi Covid-19, Pasien Cuci Darah Kurang Terurus

Pada masa pandemi Covid-19, tenaga semua rumah sakit di Indonesia tercurah untuk menangani pasien penyakit itu. Pasien lain yang memerlukan layanan, seperti yang gagal ginjal dan harus cuci darah, pun kurang terurus.

Oleh DIONISIUS REYNALDO TRIWIBOWO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/HERU SRI KUMORO/POOL

Petugas medis memeriksa kesiapan alat di ruang ICU rumah sakit darurat penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24.000 orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk 3.000 pasien.

JAKARTA, KOMPAS — Pada masa pandemi Covid-19, semua rumah sakit di Indonesia mencurahkan tenaga dan sumber daya untuk menangani wabah penyakit akibat virus korona baru tersebut. Akibatnya, layanan kesehatan untuk pasien lain pun terganggu, seperti untuk pasien gagal ginjal yang perlu menjalani cuci darah rutin.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) Tony Samosir saat dihubungi dari Jakarta, Minggu (29/3/2020). Ia kecewa karena saat ini banyak pasien gagal ginjal tak bisa mendapatkan pelayanan cuci darah, apalagi yang memiliki gejala sama dengan Covid-19.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Ilham Khoiri
Bagikan
Memuat data..