logo Kompas.id
KesehatanInfeksius, Limbah Penanganan Covid-19 Dikelola Khusus

Infeksius, Limbah Penanganan Covid-19 Dikelola Khusus

Pengelolaan limbah medis bekas penanganan Covid-19 perlu mendapatkan perhatian serius. Tanpa pengelolaan yang baik, timbunan limbah akibat penanggulangan penyakit itu bisa berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan warga.

Oleh ICHWAN SUSANTO
· 1 menit baca
Memuat data...
SUBKI UNTUK KOMPAS

Pasien dalam pengawasan Covid-19 saat dirawat Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin, Banda Aceh, Provinsi Aceh. Pasien tersebut meninggal pada Rabu (25/3/2020) karena mengalami pneumonia infeksi paru-paru sehingga pasien gagal bernapas.

JAKARTA, KOMPAS — Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengeluarkan surat edaran terkait pengelolaan limbah infeksius (limbah B3) dan sampah rumah tangga dari penanganan coronavirus disease (Covid-19). Edaran ini dikeluarkan agar pengelolaan limbah medis bekas penanganan Covid-19 mendapatkan perhatian untuk mengendalikan penyakit pandemi tersebut serta mencegah timbunan limbah akibat penanganan Covid-19.

Surat edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu menjadi pedoman penanganan limbah infeksius dan pengelolaan sampah rumah tangga untuk digunakan pemerintah daerah. Limbah itu bisa berasal dari fasilitas layanan kesehatan, dari dalam rumah tangga yang terdapat orang dalam pemantauan, sampah rumah tangga, dan sampah sejenis rumah tangga.

Editor: evyrachmawati
Bagikan
Memuat data..