logo Kompas.id
KesehatanPandemi Covid-19 dan Dampak Ekonomi

Pandemi Covid-19 dan Dampak Ekonomi

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya mengumumkan Covid-19 sebagai pandemi. Ini bukan hanya krisis kesehatan masyarakat. Semua sektor terdampak. Kerugian di tingkat negara bisa mencapai miliaran dollar AS.

Oleh
ATIKA WALUJANI MOEDJIONO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RIZA FATHONI

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) menyemprotkan cairan disinfektan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2020). BNPB melakukan langkah ini berdasarkan perintah Presiden Joko Widodo untuk melakukan pembersihan di fasilitas publik guna mencegah penularan COVID-19.

Pada Rabu (11/3/2020), Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO akhirnya mengumumkan Covid-19 sebagai pandemi. Menurut Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, hal itu didorong keprihatinan mendalam atas ”tingkat kelambanan yang mengkhawatirkan” dalam penanganan virus.

Per hari Rabu, pukul 16.53 WIB, tercatat ada 125.964 kasus di 115 negara dengan 4.634 kematian. Lebih dari 90 persen kasus berada di empat negara, yaitu China, Korea Selatan, Italia, dan Iran. Baru dua negara, China dan Korsel, yang menunjukkan penurunan kasus.

Editor:
ilhamkhoiri
Bagikan