logo Kompas.id
KesehatanMengapa Laki-laki Cenderung...

Mengapa Laki-laki Cenderung Lebih Cepat Meninggal Dibandingkan Perempuan?

Laki-laki cenderung lebih cepat meninggal daripada perempuan. Hal ini, menurut pendapat umum, selama ini terkait faktor risiko dan perilaku terkait kesehatan. Namun ternyata, ini karena faktor kromosom Y.

Oleh
Yovita Arika
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/8vtDKXrKDqyy34FFf9dVDrfDjjk=/1024x629/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F02%2F13b6715e-7c97-46e4-b759-5c437b28b0fe_jpg.jpg
Kompas/Bahana Patria Gupta

Warga usia lanjut berbincang sebelum misa Hari Orang Sakit Sedunia yang ke-28 dan lansia di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (11/2/2020). Tampak dalam foto, sebagian besar mereka adalah perempuan usia lanjut. Secara umum, perempuan lebih panjang umur daripada laki-laki.

Secara umum, umur laki-laki lebih pendek daripada perempuan. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2016 menunjukkan, angka harapan hidup laki-laki 69,8 tahun, adapun perempuan 74,2 tahun. Di Indonesia, data Badan Pusat Statistik 2019 menunjukkan, angka harapan hidup laki-laki 69,44 tahun, sedangkan perempuan 73,33 tahun.

Meski dari tahun ke tahun angka harapan hidup meningkat, angka harapan hidup laki-laki tetap lebih pendek daripada perempuan. Banyak pendapat mengatakan, hal ini terkait faktor risiko laki-laki yang lebih besar daripada perempuan. Pekerjaan-pekerjaan yang berisiko tinggi lebih banyak dilakukan laki-laki. Dalam hal kesehatan, laki-laki peminum dan perokok lebih banyak, laki-laki juga cenderung kurang memperhatikan anjuran hidup sehat.

Editor:
ilhamkhoiri
Bagikan