logo Kompas.id
KesehatanUpaya Promotif dan Preventif...
Iklan

Upaya Promotif dan Preventif Harus Inovatif

Oleh
ADHITYA RAMADHAN
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/NomxUoGsQVpUZe-EC0uNbM0Odv4=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2018%2F12%2F20181220_103556SILO.jpg
KOMPAS/ADHITYA RAMADHAN

Senior Executive jurnal the Lancet, William Summerskill memberikan sambutan pada peluncuran artikel ilmiah tentang Jaminan Kesehatan Nasional di jurnal the Lancet yang ditulis oleh banyak pakar di Indonesia di Indonesian Medical Education and Research Institute Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Kamis (20/12/2018).

Meski Jaminan Kesehatan Nasional telah membuka akses penduduk pada pelayanan kesehatan, keberlanjutannya masih jadi isu besar. Komitmen kuat pemerintah untuk mengendalikan faktor risiko jadi kunci.

JAKARTA, KOMPAS—Upaya promotif dan preventif untuk menunjang Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat harus dilakukan dengan pendekatan lebih inovatif berbasis sistem informasi data yang baik. Itu membutuhkan kompetensi tenaga dan fasilitas kesehatan tingkat dasar kuat.

Editor:
Bagikan