logo Kompas.id
Gaya HidupKopi Papua, ”Hona”!

Kopi Papua, ”Hona”!

Kopi telah membentuk subkultur tersendiri di dunia termasuk Indonesia Kedai kopi terus bertumbuhan di perkotaan Namun kaum urban penikmat kopi mungkin tak semuanya sadar kopi sedap sejatinya bukan berawal dari peran baristaprofesi yang kini keren itumelainkan petani Dari tangan petani s

Oleh Sarie Febriane
· 1 menit baca

Kopi telah membentuk subkultur tersendiri di dunia, termasuk Indonesia. Kedai kopi terus bertumbuhan di perkotaan. Namun, kaum urban penikmat kopi mungkin tak semuanya sadar, kopi sedap sejatinya bukan berawal dari peran barista—profesi yang kini keren itu—melainkan petani. Dari tangan petani, spektrum karakter rasa kopi mulai dibentuk sehingga saat diseduh mampu menerbitkan gumaman: hmm….

Awan kelabu bergantung di langit Wamena sore itu ketika Maksimus Lani (64) mengajak tamunya, tim dari lembaga nonprofit Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI) dan Kelompok Kerja (Pokja) Papua, turun ke kebun kopinya. Semilir angin sejuk berembus lembut. ”Boleh coba cicip buah kopi yang sudah merah, tapi jangan buang bijinya, kasih ke saya,” kata Maksimus.

Memuat data...
Kompas/Yuniadhi Agung

Maksimus, petani kopi di Wamena, Papua, berbincang dengan Direktur Eksekutif SCOPI Veronica Herlina di kebunnya.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Memuat data..