logo Kompas.id
β€Ί
Internasionalβ€ΊPerdebatan Bakal Panas,...
Iklan

Perdebatan Bakal Panas, Penting bagi RI Mengontrol Agenda Pertemuan Menlu G20

Pertemuan para menlu G20 di Bali, 7-8 Juli 2022, diperkirakan bakal menjadi ajang perdebatan panas dalam berbagai isu global, termasuk konflik Rusia-Ukraina.

Oleh
DAHLIA IRAWATI
Β· 1 menit baca
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menlu China Wang Yi bertemu di sela-sela KTT G20 di Roma, Italia, 31 Oktober 2021. Keduanya dijadwalkan bertemu pada pertemuan para menlu G20 di Bali, 7-8 Juli 2022.
AFP/POOL/TIZIANA FABI

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menlu China Wang Yi bertemu di sela-sela KTT G20 di Roma, Italia, 31 Oktober 2021. Keduanya dijadwalkan bertemu pada pertemuan para menlu G20 di Bali, 7-8 Juli 2022.

JAKARTA, KOMPAS β€” Pertemuan menteri luar negeri G20 diperkirakan akan menjadi ajang perdebatan panas mengenai isu-isu global, termasuk isu terkini perang Ukraina-Rusia, dalam pertemuan para menteri luar negeri G20 di Bali, 7-8 Juli 2022. Kemampuan Indonesia selaku tuan rumah dan ketua G20 dalam mengelola jalannya pertemuan bakal menentukan apakah pertemuan itu bakal menghasilkan sesuatu yang produktif atau sebaliknya, kontraproduktif.

Dalam pertemuan tersebut, akan hadir Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, Menlu Rusia Sergey Lavrov, dan Menlu China Wang Yi. Ajang ini akan menandai untuk pertama kalinya Blinken dan Lavrov berada di ruangan yang sama di kota yang sama sejak Januari 2022. Tidak ada indikasi keduanya akan bersua secara bilateral di sela-sela pertemuan.

Editor:
MUHAMMAD SAMSUL HADI
Bagikan