logo Kompas.id
InternasionalJerman Naikkan Level Darurat...

Jerman Naikkan Level Darurat Energi, Tuding Putin Lancarkan ”Serangan Ekonomi”

Jerman menaikkan level kedaruratan energinya ke level dua, yang memungkinkan mereka menjatah pasokan gas bagi industri dan konsumen rumah tangga. Situasi ini dampak apa yang disebut sebagai ”serangan ekonomi” Rusia.

Oleh
MAHDI MUHAMMAD
· 1 menit baca
Foto yang diambil pada 18 Maret 2022 memperlihatkan pembangkit listrik tenaga gas RWE AG di Lingen, Jerman, sedang beroperasi. Pemerintah Jerman, Kamis (23/6/2022), menaikkan level kedaruratan energinya setelah perusahaan gas Rusia, Gazprom, memutuskan mengurangi pasokan gas alam ke Jerman hingga 60 persen.
AP PHOTO/MARTIN MEISSNER

Foto yang diambil pada 18 Maret 2022 memperlihatkan pembangkit listrik tenaga gas RWE AG di Lingen, Jerman, sedang beroperasi. Pemerintah Jerman, Kamis (23/6/2022), menaikkan level kedaruratan energinya setelah perusahaan gas Rusia, Gazprom, memutuskan mengurangi pasokan gas alam ke Jerman hingga 60 persen.

BERLIN, KAMIS – Pemerintah Jerman memutuskan menaikkan level kedaruratan energi mereka ke level dua dari tiga level yang ada, Kamis (23/6/2022). Keputusan itu menjadi sinyalemen bagi industri dan rumah tangga bahwa mereka harus bersiap-siap untuk situasi terburuk dengan cadangan gas negara yang terbatas, yaitu dengan penjatahan. Keputusan ini diambil setelah Moskwa mengurangi pasokan gas ke negara itu sebagai respons atas sanksi-sanksi yang ditetapkan Barat menyusul serangan Rusia ke Ukraina.

”Gas sekarang menjadi komoditas langka di Jerman,” kata Menteri Ekonomi Robert Habeck kepada wartawan pada konferensi pers, Kamis (23/6/2022). ”Kami tidak membodohi diri sendiri: pemangkasan pasokan gas ini adalah serangan ekonomi terhadap kami oleh (Presiden Rusia Vladimir) Putin,” sebut Habeck melalui pernyataan tertulis secara terpisah.

Editor:
MUHAMMAD SAMSUL HADI
Bagikan