logo Kompas.id
InternasionalIsu Lingkungan Jadi Perhatian ...

Isu Lingkungan Jadi Perhatian Utama Pemilu Australia

Rakyat Australia menginginkan kebijakan dan praktik nyata untuk mitigasi perubahan iklim. Mereka sudah muak dengan berbagai fenomena cuaca ekstrem yang merugikan secara ekonomi, keamanan, dan psikologis.

Oleh
LARASWATI ARIADNE ANWAR
· 1 menit baca
Jembatan New Windsor tidak dapat digunakan karena terendam banjir luapan Sungai Hawkesbury di Windsor, barat laut Sydney, New South Wales, Senin (22/3/2021).
AAP IMAGES VIA AP/DEAN LEWINS

Jembatan New Windsor tidak dapat digunakan karena terendam banjir luapan Sungai Hawkesbury di Windsor, barat laut Sydney, New South Wales, Senin (22/3/2021).

CANBERRA, KAMIS — Dua hari menjelang pemilihan umum federal di Australia, masyarakat kian keras menggaungkan agar para kandidat menyiapkan kebijakan tegas terkait penanganan krisis iklim. Secara global, Australia menyumbang 1 persen emisi karena jumlah penduduk yang relatif kecil. Akan tetapi, negara ini mengalami dampak perubahan iklim yang terasa langsung oleh warga.

Isu penanganan krisis iklim bagi sejumlah negara mungkin terkesan elitis dan teoretis. Di Australia, kerugian akibat cuaca ekstrem seperti kemarau, banjir, dan kebakaran hutan benar-benar merugikan rakyat. Laporan Dewan Iklim Australia (CC) mencatat, sejak tahun 2018, ada 500 orang tewas akibat dampak cuaca ekstrem. Oleh sebab itu, pada pemilu federal Sabtu (21/5/2022), dua pertiga dari 17 warga yang dinyatakan layak memberikan suara meminta adanya perubahan berarti dari segi peralihan ke energi hijau.

Editor:
FRANSISCA ROMANA
Bagikan