logo Kompas.id
InternasionalLe Pen Jadi Ancaman bagi...

Le Pen Jadi Ancaman bagi Macron untuk Masa Jabatan Kedua Presiden Perancis

Presiden Perancis Emmanuel Macron menghadapi pemilu yang hasilnya bisa membawanya pada masa jabatan kedua atau sebaliknya menjatuhkan Perancis ke politisi sayap kanan.

Oleh
LARASWATI ARIADNE ANWAR
· 1 menit baca
Presiden Perancis dan kandidat presiden dari partai LREM, Emmanuel Macron, mengacungkan isyarat jempol seusai melaksanakan pemungutan suara pada putaran pertama pemilihan umum presiden Perancis di sebuah tempat pemungutan suara di Le Touquet, Perancis utara, Minggu (10/4/2022).
AFP/POOL/THIBAULT CAMUS

Presiden Perancis dan kandidat presiden dari partai LREM, Emmanuel Macron, mengacungkan isyarat jempol seusai melaksanakan pemungutan suara pada putaran pertama pemilihan umum presiden Perancis di sebuah tempat pemungutan suara di Le Touquet, Perancis utara, Minggu (10/4/2022).

PARIS, MINGGU – Rakyat Perancis mendatangi berbagai tempat pemungutan suara untuk mencoblos dalam pemilihan umum presiden putaran pertama, Minggu (10/4/2022). Pilpres ini penting dalam persepsi Eropa untuk melihat masa depan Perancis. Apakah negara itu tetap berada pada jalur yang moderat atau akan jatuh ke tangan kelompok ekstrem kanan?

Tempat-tempat pemungutan suara (TPS) dibuka pukul 06.00 waktu setempat dan ditutup pukul 18.00. Akan tetapi, di wilayah-wilayah kekuasaan Perancis, seperti di Pasifik, Karibia, dan Pulau Saint Pierre et Miquelon di lepas pantai Kanada, pencoblosan dilakukan pada Sabtu (9/4/2022).

Editor:
MUHAMMAD SAMSUL HADI
Bagikan