logo Kompas.id
InternasionalJerman Terbelah Soal Embargo...
Iklan

Jerman Terbelah Soal Embargo Gas Rusia

Kabinet Kanselir Olaf Scholz terbelah sikapnya soal embargo gas Rusia. Ketergantungan Jerman terlalu besar pada gas Rusia. Pada saat yang sama, konsumen telah terbebani dengan naiknya gas dan listrik.

Oleh
MAHDI MUHAMMAD
· 4 menit baca

Jenazah warga sipil yang diduga menjadi korban kejahatan perang oleh militer Rusia tergeletak di jalanan kota Bucha, sebuah kota satelit barat laut ibu kota Ukraina, Kiev, Sabtu (2/4/2022). Rusia membantah keras melakukan kejahatan perang di Bucha.
AFP/RONALDO SCHEMIDT

Jenazah warga sipil yang diduga menjadi korban kejahatan perang oleh militer Rusia tergeletak di jalanan kota Bucha, sebuah kota satelit barat laut ibu kota Ukraina, Kiev, Sabtu (2/4/2022). Rusia membantah keras melakukan kejahatan perang di Bucha.

BERLIN, SELASA – Pemerintah Jerman terbelah dalam menentukan kebijakan terhadap Rusia. Menteri Keuangan Christian Lindner menolak embargo atas impor gas Rusia. Sebaliknya, Menteri Pertahanan Christine Lambrecht mendukung embargo atas impor gas Rusia. Pada saat yang sama, harga gas dan listrik di Jerman telah meningkat beberapa kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Editor:
FX LAKSANA AGUNG SAPUTRA
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000