logo Kompas.id
β€Ί
Internasionalβ€ΊUkraina Gunakan Kecerdasan...
Iklan

Ukraina Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Identifikasi Jasad Tentara Rusia

Militer Ukraina menyebut sekitar 15.000 tentara Rusia tewas di Ukraina. Bagaimana mereka tahu? Aplikasi kecerdasan buatan digunakan untuk mengidentifikasi jasad. Pakar meragukan efektivitasnya. AS tak pakai aplikasi itu.

Oleh
LARASWATI ARIADNE ANWAR
Β· 1 menit baca
Tentara Ukraina bersiap menghadapi serangan di wilayah Luhansk, Kamis (24/2/2022).
AFP/ANATOLII STEPANOV

Tentara Ukraina bersiap menghadapi serangan di wilayah Luhansk, Kamis (24/2/2022).

Perang di Ukraina, yang diawali dengan serangan Rusia ke negara itu pada 24 Februari lalu, memasuki bulan kedua. Sejauh ini, jumlah korban perang simpang siur. Semua pihak, termasuk yang tidak berperang, menyiarkan versi masing-masing. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, misalnya, mengungkapkan, pihaknya kehilangan 1.300 tentara Ukraina yang tewas.

Adapun jumlah korban di pihak pasukan Rusia, militer Ukraina menyebut sekitar 15.000 tentara Rusia tewas. Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) merilis angka korban di pihak Rusia berkisar 7.000 hingga 15.000 tentara. Moskwa jarang merilis jumlah korban di pihaknya. Terakhir Kremlin merilis informasi seputar itu pada 2 Maret lalu, dengan menyebut kurang dari 500 tentara tewas dan sekitar 1.600 tentara terluka.

Editor:
MUHAMMAD SAMSUL HADI
Bagikan