logo Kompas.id
InternasionalJatuh Bangun Generasi Z Saat...
Iklan

Jatuh Bangun Generasi Z Saat Pandemi, Cari Teman dan Pacar Sama Susahnya

Remaja dan anak muda generasi Z (13-24 tahun) paling terdampak pandemi Covid-19. Terputus dari interaksi sosial dengan teman dan sekolah memicu stres dan depresi. Tetapi, mereka mampu bertahan dan bangkit.

Oleh
Luki Aulia
· 4 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/2za-CxMkPepwlqXOyWCUYtO0WQU=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F03%2FCOLOMBIA-HEALTH-VIRUS-EDUCATION-REOPENING_94752733_1614654452.jpg
AFP/JOAQUIN SARMIENTO

Para pelajar mengikuti pelajaran di kelas, sementara meja mereka dilengkapi dengan alat pembatas transparan guna mencegah penularan Covid-19 di Antonio Jose Sucre Public School, Itagui, Kolombia, 25 Februari 2021.

Isolasi. Kecemasan. Ketidakjelasan. Pernah merasakan hal-hal tersebut selama pandemi Covid-19? Barangkali banyak orang pernah atau mungkin sampai sekarang pun masih merasakannya.

Rupanya, remaja dan anak mudalah yang merasa paling menderita dan paling susah bertahan melewati masa-masa pandemi. Setidaknya ini menurut jajak pendapat MTV Entertainment Group dan Pusat Penelitian Urusan Publik NORC-kantor berita The Associated Press (AP) di Amerika Serikat, 1-19 September 2021. Lebih dari sepertiga warga AS berusia 13-56 tahun mengaku stres karena hidup mereka semakin susah akibat pandemi.

Editor:
Muhammad Samsul Hadi
Bagikan