logo Kompas.id
InternasionalBisnis Bunga Merebak Mewangi...
Iklan

Bisnis Bunga Merebak Mewangi di E-Dagang China

Bisnis bunga hias potong di China terus melejit. Tren ini jalan sekalipun ada pandemi Covid-19. Sebab, orang tetap ingin membeli bunga meski tak bisa keluar rumah. ”Influencer” atau ”livestreamer” jadi jembatannya.

Oleh
Luki Aulia
· 3 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/ORdR3mQkSMBYqb7WDTdxrW2GDfo=/1024x684/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F12%2Fe94dca1f-7ec1-4c15-ad1b-2903715c93bb_jpg.jpg
KOMPAS/KRISTIAN OKA PRASETYADI

Calon pembeli melihat bunga hiasan di toko musiman penjual pernak-pernik natal di kawasan bisnis Megamas, Manado, Selasa (2/12/2020). Dalam sehari, toko musiman milik pengusaha asal Bitung, Melisa Nur, itu bisa memperoleh omzet Rp 40 juta.

”Lima karangan bunga ini harganya 6,25 dollar Amerika Serikat (AS). Khusus bagi kalian yang segera pesan. Bunga bisa dikirim secepatnya,” kata salah seorang influencer asal China, Caicai, yang mempromosikan karangan-karangan bunga kepada para pelanggannya melalui situs daring. Di belakang Caicai, di dalam studio kecilnya di pasar bunga, terlihat sekotak bunga mawar, lili, dan anyelir yang menumpuk.

Ribuan pelanggannya sudah menantikan Caicai dan berharap mendapatkan penawaran terbaik. Bisnis melalui e-dagang seperti itu kini menjadi bisnis besar di China. Influencer dan livestreamer atau orang yang melakukan siaran langsung biasanya dapat menghasilkan banyak uang dengan mempromosikan produk-produk bermerek mewah dan perusahaan kosmetik.

Editor:
laksanaas
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000