logo Kompas.id
InternasionalDiana, Ikon Budaya Pop Empat...

Diana, Ikon Budaya Pop Empat Dekade

Putri Diana meninggal 24 tahun lalu, tetapi sampai sekarang masih menjadi pembicaraan. Persepsi mengenai Diana juga berubah, dari sebagai idola menjadi tinjauan yang lebih kritis terhadap sistem monarki.

Oleh
Laraswati Ariadne Anwar
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/RSq2RpnpriifCUXWqPCCpccQDlw=/1024x642/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2018%2F02%2Fkompas_tark_3737270_134_0.jpeg
PETER MACDIARMID/GETTY IMAGES

Bunga, foto, dan penghormatan untuk mengenang Putri Diana diletakkan di pintu gerbang Istana Kensington, London, pada 31 Agustus 2005.

Putri Diana meninggal pada tahun 1997 akibat kecelakaan lalu lintas di Paris, Perancis. Akan tetapi, ingatan publik akan dirinya tetap hidup sampai sekarang. Sang putri menjelma menjadi salah satu fenomena budaya populer yang dirayakan, dicerca, dan selalu dikenang tidak hanya bagi masyarakat Inggris, tetapi juga penduduk global.

Juru foto keluarga Kerajaan Inggris, Anwar Hussein, beserta kedua putranya, Zak dan Samir, menggelar pameran koleksi foto Putri Diana yang berjudul ”Princess Diana: Accredited Access” di Amerika Serikat mulai Rabu (1/12/2021). Pameran ini akan keliling ke tiga kota, yakni Los Angeles, Chicago, dan New York.

Editor:
Fransisca Romana
Bagikan