logo Kompas.id
InternasionalTekan Harga, Biden Lepas 50 Juta Barrel Cadangan Minyak AS

Tekan Harga, Biden Lepas 50 Juta Barrel Cadangan Minyak AS

Pemerintah AS baru akan mulai mengalirkan cadangan minyak strategis ke pasaran pada pertengahan hingga akhir Desember. Namun, rencana pelepasan cadangan minyak strategis diharapkan menekan harga energi lebih dulu.

Oleh
BENNY D KOESTANTO
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas

Presiden Amerika Serikat Joe Biden berbicara dalam sebuah konferensi pers di sela-sela gelaran KTT Perubahan Iklim di Glasgow, Skotlandia, 2 November 2021. Biden pada Selasa (23/11/2021) mengumumkan rencana pelepasan cadangan minyak strategis AS sebesar 50 juta barrel.

WASHINGTON, SELASA — Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Selasa (23/11/2021) memerintahkan pelepasan cadangan minyak strategis AS. Jumlahnya cukup lumayan, yaitu sebanyak 50 juta barrel. Targetnya adalah mendorong penurunan harga minyak dan harga produk-produk sumber energi lainnya di pasar global. Langkah itu diambil sembari memutar roda diplomasi, khususnya untuk menggalang seruan serupa dengan negara-negara konsumen energi utama lainnya, termasuk India, Inggris, dan China.

Secara khusus, langkah Biden itu diarahkan untuk membantu warga Amerika mengatasi tingginya harga bahan bakar dan sumber energi lainnya menjelang perayaan Thanksgiving, liburan musim dingin. Asosiasi Otomotif Amerika mencatat harga bensin per galon atau per 3,8 liter adalah 3,40 dollar AS (sekitar Rp 48.620), atau 1,5 kali lebih tinggi dibandingkan dengan harga tahun lalu.

Editor:
Bonifasius Josie Susilo H
Bagikan