logo Kompas.id
InternasionalIntelijen Israel dan Krisis Politik di Sudan

Intelijen Israel dan Krisis Politik di Sudan

Hubungan militer Sudan dan dinas intelijen luar negeri Israel sudah terjalin setidaknya sejak awal 2020. Komunikasi di antara keduanya berlangsung intensif. Apakah ini serta-merta terkait kudeta militer di Sudan?

Oleh
MUSTHAFA ABD RAHMAN, DARI KAIRO, MESIR
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/Omar al-Bashir

Warga berunjuk rasa untuk menentang penahanan Perdana Menteri (PM) Sudan Abdalla Hamdok bersama para pemimpin senior oleh militer di Kota Khartoum, Sudan, Senin (25/10/2010). Hari itu, pemimpin kudeta Jenderal Abdel Fattah Burhan mengumumkan pembentukan pemerintahan baru setelah tentara menahan para pemimpin sipil. 

Hubungan Sudan-Israel, persisnya hubungan militer Sudan dan dinas intelijen luar negeri Israel yang disebut Mossad, ternyata jauh lebih kuat daripada yang diduga selama ini.  Kudeta militer di Sudan pada 25 Oktober 2021 yang menumbangkan pemerintah transisi pimpinan Perdana Menteri (PM) Abdallah Hamdok menguak hubungan khusus keduanya.

Militer Sudan dan Mossad menjalin hubungan kuat sejak pertemuan mantan PM Israel Benjamini Netanyahu dan Panglima Militer Sudan Abdel Fattah al-Burhan di Uganda pada Februari 2020. Adalah Mossad yang terlibat kuat merancang pertemuan Netanyahu-Al Burhan itu.

Editor:
laksanaas
Bagikan