logo Kompas.id
InternasionalCOP 26 Bidik Penurunan 30 Persen Emisi Metana per 2030

COP 26 Bidik Penurunan 30 Persen Emisi Metana per 2030

Pengurangan gas metana menjadi salah satu langkah maju untuk menahan laju pemanasan global. Namun, belum semua negara sepakat untuk melakukannya.

Oleh
Laraswati Ariadne Anwar
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/ANDY BUCHANAN

Aktivis isu perubahan iklim dengan menggunakan foto wajah sejumlah pemimpin dunia, salah satunya foto wajah Presiden Amerika Serikat Joe Biden, ambil bagian dalam unjuk rasa  bertema ”Squid Game”. Unjuk rasa itu digelar tak jauh dari Scottish Event Campus (SEC), lokasi penyelenggaraan konferensi iklim, COP 26 di Glasgow, Skotlandia, Selasa (2/11/2021).

GLASGOW, KAMIS — Amerika Serikat dan Uni Eropa memprakarsai Sumpah Pengurangan Metana Global yang ditandatangani oleh lebih dari 100 negara. Tujuannya ialah mengurangi kadar gas metana (CH4) di atmosfer sebanyak 30 persen per tahun 2030. Inisiatif ini disambut baik meskipun belum maksimal. Apalagi, negara-negara penghasil batubara, yaitu Australia, Rusia, China, dan India, menolak ikut serta.

”Mengurangi metana ini langkah yang lebih mudah dilakukan dan cepat terukur sehingga ini harus kita segerakan,” kata Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen di Glasgow, Skotlandia, pada Konferensi Tingkat Tinggi Ke-26 tentang Perubahan Iklim (COP 26), Rabu (3/11/2021).

Editor:
Bonifasius Josie Susilo H
Bagikan