logo Kompas.id
InternasionalIran Terus Membandel,...

Iran Terus Membandel, Perundingan Nuklir Jadi Taruhan

Pemerintah Amerika Serikat skeptis atas niat baik Iran untuk merundingkan program nuklirnya karena pengayaan uranium terus berjalan. Sikap moderat AS sewaktu-waktu bisa berubah.

Oleh
Mahdi Muhammad
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/OraMUVhyViPLfmimr0XKYy3xNDo=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F12%2FAUSTRIA-IRAN-EU-NUCLEAR-DIPLOMACY_85541827_1575646501.jpg
AFP/JOE KLAMAR

Deputi Bidang Politik Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (tengah, kanan) dan Sekretaris Jenderal Badan Pelaksana Eksternal Eropa (EEAS) Helga Maria Schmid (tengah, kiri) menghadiri pertemuan Komisi Bersama Program Nuklir Iran di Vienna, Austria, Jumat (6/12/2019).

WASHINGTON, KAMIS — Amerika Serikat skeptis atas tawaran Pemerintah Iran yang menyatakan akan memulai kembali perundingan program nuklir akhir November nanti. Ketidakpatuhan Iran terhadap Rencana Aksi Komprehensif (JCPOA) 2015 menumbuhkan skeptisisme itu.

Sikap AS itu muncul tidak lama setelah Wakil Menteri Luar Negeri Iran Ali Bagheri, yang juga ketua tim perunding program nuklir Iran, menyatakan akan memulai perundingan di pengujung November.

Editor:
Fransisca Romana
Bagikan